Menjawab tantangan masa depan, Pemerintah Provinsi Jawa Timur meluncurkan inisiatif strategis bernama SIKAP (Sekolah Inovasi Ketahanan Pangan). Program ini dirancang khusus untuk mendorong kemandirian pangan lokal dengan menjadikan satuan pendidikan sebagai motor penggerak utamanya. Melalui SIKAP, ruang kelas tidak lagi terbatas pada teori, melainkan meluas menjadi arena pembelajaran kontekstual. Siswa bersama para pendidik diajak terjun langsung mempraktikkan pengelolaan pangan yang berkelanjutan. Langkah inovatif ini diharapkan tidak hanya membekali generasi muda dengan kompetensi praktis yang siap terap, tetapi juga menanamkan kesadaran mendalam akan pentingnya menjaga kedaulatan pangan dari lingkungan terdekat.